Sunday, September 9, 2018

Introvert = No Public Speaking?

Introvert. Kalau dengar kata ini, mungkin identik dengan kalian mikirin orang yang pendiem, suka nya menyendiri, ya kayak orang rada kurang bersosialisasi gitu lah ya?

Oh iya, btw, aku bukan anak jurusan psikologi atau semacamnya jadi ini semua murni pendapat ku aja ya. Oke, lanjut!


Padahal, kalau dari pengalaman dan dari artikel yang aku baca, introvert bukan berarti benci bersosialisasi loh. Aku dan beberapa temen ku yang introvert, suka bersosialisasi. Sangking suka nya sampe kalo lagi ngobrol suka bawel luar biasa minta di lakban. Trust me 


Tapi kami bisa bawel dan berisik begitu khsus dengan orang-orang pilihan aja. Gak semua orang. Makanya banyak yang suka miskom kalau introvert itu pendiem. Anyway, bukan itu yang mau dibahas. Balik ke topik nya,


Banyak orang yang berfikir kalau introvert itu gak akan bisa yang namanya public speaking, atau bahasa Indonesia nya bicara di depan umum. Tapi itu salah besar loh. Paling tidak menurut pendapat Kaktus, anak yang introvert pun juga bisa public speaking. Tapi mungkin perlu latihan yang ekstra supaya bisa lancar.

Dulu Kaktus juga gitu kok. Susah banget yang namanya bicara depan banyak orang. Bawaanya kalau bicara depan banyak orang malah jadi gelagapan, malah kadang suka typo kalo ngomong. Bayangin, ini yang typo bukan ketikan tapi ucapan. Kurang parah apa coba?

Tidak tau kenapa, tiba-tiba aja Kaktus pengen coba main Youtube. Bikin video reaction gitu deh. Karena hobi ini lah Kaktus jadi kebiasaan bicara depan kamera, kebiasaan nyusun kata-kata pas bicara tanpa naskah, dan pretelan nya. Tapi ini ngabisin waktu sampai mau 3 tahun sampai Kaktus jadi lancar. See? Not easy. Tapi gak ada yang ga mungkin lah.

Kalau mau ada yang ditanya soal public speaking atau apalah, dari diriku yang seorang introvert. Boleh ditanya. Atau mungkin mau lihat hasil latihan ku di Youtube, bisa ke channel Youtube aku It's Misyell.


Sampai jumpa di postingan berikutnya.
Love,
Kaktus.

Tuesday, August 28, 2018

Unpopular Opinion : Inggris dari kecil?

Hai!
Untuk post ku yang kedua, aku mau bahas sesuatu dalam bahasa Indonesia aja nih. Karena kalau pakai bahasa Inggris, rasanya kurang pas.

Kalau dari title post nya, kira-kira dapet ga sih apa yang mau aku bahas?
Oke, aku kasih gambaran kejadiannya dulu deh ya. Jadi gini,
Pernah kejadian, aku lagi jalan di mall sama mama ku tercintah *muah muah*, kemudian kita ke T**nsm*rt. Pas lagi milih-milih barang, ada nih orang tua yang bareng anaknya. Anaknya ini masih kecil banget kemungkinan usia balita yang masih TK gitu deh. Kemudian percakapannya kurang lebih begini,

Anak : Mommy, Mommy, can I have that one?
Emaknye : Which one?
Anak : That one.
Emaknye : No (kurang lebih begitulah)
Anaknya : But I want that one (mulai lah ngerengek ngambek)
Emaknye : If you cry I won't blablabla

Liat gak inti yang mau aku sampaikan?
Percakapan ini terjadi antara seorang ibu dan anaknya yang masih balita (kebetulan yang ngomong pihak ibu dan anaknya aja). Ibu nya ini orang Indo, ya memang keturunan Tiongkok, but the point is, emaknya bukan golongan bule pale (ngerti kan ye?), anaknya juga ga ada bau-bau kebulean, jadi sepertinya sih anak nya ori keturunan Indonesia.

Dan ini ga kejadian cuma sekali. Sering banget kalau lagi ke mall, ketemu sama anak dan orang tua yang percakapannya seperti itu. Tidak ada bahasa Indonesia nya sama sekali. Kalau orang tuanya ada berbau-bau kebulean, oke diriku mengerti lah. Ini orang tuanya ori cuy. Agak bingung kadang disitu. Pantes aja bahasa Indonesia lama-kelamaan mulai memudar. Lebih sering pakai bahasa Inggris dalam percakapan sehari-hari. Aku bicara seperti ini bukan karena tidak menghargai bahasa asing, I love learning other languange kok. Tapi begini loh bapak-bapak, ibu-ibu, mba-mba, mas-mas.

source <div>Icons made by <a href="http://www.freepik.com" title="Freepik">Freepik</a> from <a href="https://www.flaticon.com/" title="Flaticon">www.flaticon.com</a> is licensed by <a href="http://creativecommons.org/licenses/by/3.0/" title="Creative Commons BY 3.0" target="_blank">CC 3.0 BY</a></div>
Ini Indonesia, kenapa dari kecil anak masih balita dijejelin bahasa asing yang bukan bahasa daerahnya sendiri? Kalau menurutku, utamakan dulu penggunaan bahasa Indonesia, sesekali disempilin bahasa lain gapapa. Seperti bahasa Inggris, Chinese, Jawa, Sunda, sekarepe ndewe lah. Kadang kalau aku dengar percakapan seperti ibu dan anak tadi, panggil saja keluarga pinus, aku suka merasa miris. Kenapa?

Bisa dibilang aku ini pecinta bahasa, atau bahasa kerennya literature. Aku suka kok belajar bahasa asing, tapi aku juga suka belajar bahasa sendiri. Seperti imbuhan, kata EYD, kata dasar yang memang sesuai KBBi, dan sebagainya. Kenapa? Aku gak mau jadi orang yang bisa bahasa asing, tapi bahasa daerah sendiri malah berantakan.  This is truely my personal opinion, tapi aku suka merasa miris. Memangnya bahasa asli kita ini jelek? Ya, bahasa Indonesia memang bukan bahasa international. Tidak seperti bahasa Inggris atau bahasa Mandarin. Tapi apakah itu mengartikan kalau sejak balita mereka jadi diajarkan bahasa yang bukan bahasa tanah air mereka?

Tapi sulit juga, karena kebanayakan acara untuk anak-anak sekarang, ada nya dari luar. Apa lagi dengan adanya internet, banyak anak-anak yang menyaksikan acara kartun luar negeri yang berbahasakan inggris, bahkan kadang tanpa subtitle bahasa Indonesia. Harapan saya, ketika nanti saya punya anak, ya saya akan ajari bahasa asing. Kalau bisa malah bahasa derah, tapi saya bisa bahasa Jawa pun ya begitu-begitu doang. Tapi saya akan utamakan memakai bahasa Indonesia. Kalau pun nanti pasangan hidup saya orang yang non-Indoneisan, saya akan coba selang-seling. Tergantung juga nanti saya tinggal dimana, kalau saya tidak tinggal di Indonesia lagi, sulit juga kalau saya paksakan bahasa Indoensia jadi bahasa sehari-hari ke anak saya. But you get the point lah ya?

Tuh kan, dari ngomongnya pakai "aku" tiba-tiba jadi"saya". Biasa kalau udah keseruan berpendapat, jadi formal sendiri ini mulut😂
Oke, sekian kebawelan ku hari ini. Terima kasih yang sudah baca. Mungkin kalian mau kasih opini kalian mengenai hal ini? Silahakan banget tulis di komen nya, tapi ingat harus sopan ya!



Love,
Miss Kaktus

Thursday, August 23, 2018

Hello. Hai. Buenos Dias. Annyeong.

There's this saying from Indonesia, "Tak kenal maka tak sayang". Which basically means if you don't know someone then you don't love them. Something like that. So, since this is my first blog post I woud like to tell a little bit about my self.

First, my name. Hii! I'm Michelle Yovita. You can call me Vita or Michelle or Miss Kaktus, up to you. Why do I chose Kaktus as my "name"? Because first of all, I don't really like using a normal / boring names for my blog. For example only using my name or my nickname or something ordinary. I like to be un-ordinary, not too extra but just something that feels unique. 


My cactuses bae. Ain't they a cutie?
And also, on my work / study table, there are 2 cactuses near my laptop. And also, cactus are so cute don't you think? They are round, but they have pricks and they don't need a lot of extra care but still able to grow nice and strong. And maybe sharp.

So, why the heck would I not chose cactus? And by the way, Kaktus is Cactus in Bahasa Indonesia. And yes, I am Indonesian, but I would like to write in English. I love writing in English, because it helps me to train my ability in writing and speaking English and also who knows? I might meet some new penpal, or in this case blogpal?, through this blog.

In this blog I would like to share my review about lots of stuff. Probably around food, or movie, or places, or anything that I could come up with. And occasionaly maybe just some random sharing stuff? Sort of like a diary? Probably something light, like this first post for example. Before writing, I used to make video on my Youtube channel. But man, making video for my channel while doing my activities in university seriously don't really work well. Becasue I take editing very seriously. You can go and take a look at it (any maybe subs? #shamelesspromotion), here is the link https://goo.gl/i4geCn

Well, that's all for know I think. Please look forward to my next post. I hope I could keep this up. If you want to follow me on instagram, here is the link www.instagram.com/itsmisyell



See ya next time!
Love,
Miss Kaktus

Introvert = No Public Speaking?

Introvert. Kalau dengar kata ini, mungkin identik dengan kalian mikirin orang yang pendiem, suka nya menyendiri, ya kayak orang rada kurang ...